You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasar Murah di Ciracas Dikeluhkan Warga
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pasar Murah di Ciracas Dikeluhkan Warga

Ratusan warga pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang ingin membeli daging ayam subsidi di kegiatan pasar murah di kantor Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur mengeluh.

Kita sudah bela-belain lama menunggu, tapi pasokan belum datang juga

Sebab, setelah menunggu hingga 5,5 jam, warga dibatasi hanya dapat membeli maksimal dua ekor ayam.

Haryani (30), salah seorang warga pemegang KJP mengaku terpaksa harus pulang dahulu ke rumah setelah mengantre sejak pukul 08.00 karena stok daging ayam sudah habis terjual.

Warga Rusun Jatinegara Kaum Serbu Pasar Murah

"Kita sudah bela-belain lama menunggu, tapi pasokan belum datang juga. Janjinya pukul 12.00, tapi sampai pukul 01.00 belum datang," keluhnya di lokasi, Selasa (16/8).

Ia mengatakan, warga juga merasa kesal karena hanya bisa membeli dua ekor daging ayam karena minimnya pasokan dari PD Dharma Jaya.

Camat Ciracas, Manson Sinaga menuturkan, kegiatan pasar murah khusus daging ayam potong ini diselenggarakan Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur.

"Kami cuma siapkan tempat untuk menampung warga," tandasnya.

Ia mengungkapkan, dalam kegiatan ini, jumlah daging ayam yang disiapkan ada sebanyak 2.000 ekor saat pagi hari. Namun dalam waktu 1,5 jam, daging ayam tersebut sudah ludes terjual.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3243 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2860 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1609 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1433 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1183 personFolmer